Tampilkan postingan dengan label Top 10. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Top 10. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 September 2012

6 Transfer Terheboh

Stadion Sepak Bola, 19/09/2012 - Transfer pemain dari satu klub ke klub yang lainnya adalah hal yang lumrah terjadi di era sepak bola profesional saat ini. Perpindahan pemain itu bisa terjadi antara satu klub di satu kompetisi ataupun antar klub yang berbeda kompetisi. Meskipun demikian, ketika terjadi perpindahan pemain tidak sedikit di warnai dengan aksi penolakan dari fans klub yang di tinggalkan.

Kehebohan dari terjadinya perpindahan pemain antar satu klub ke klub yang lainnya tidak hanya di warnai dengan aksi penolakan fans namun juga kepindahan yang tidak di duga. Dalam sejarah transfer pemain di dunia sepak bola, terdapat beberapa proses perpindahan yang menghebohkan para penggila bola hampir di seluruh dunia terutama fans klub yang di tinggalkan. Berikut ini adalah 6 transfer terheboh versi Stadion Sepak Bola.

1. Luis Figo (Barcelona ke Real Madrid)
Barcelonalista tentu tidak akan lupa bagaimana permainan yang di tampilkan oleh Luis Figo selama berkostum klub kebanggaan warga Catalan. Memperkuat El Barca selama lima musim (1995-2000)  dan memberikan dua gelar La Liga, dua piala Copa del Rey, satu Piala Super Spanyol, Piala Winners, dan Piala Super Eropa membuat pria bernama lengkap Luís Filipe Madeira Caeiro Figo ini menjadi salah satu pemain idola bagi para fans. Namun hal yang tidak pernah di banyakkan oleh seluruh fans terjadi, Figo hijrah ke musuh sepanjang masa El Barca, Real Madrid, pada musim kompetisi 2000/01. Kepindahan ini memunculkan reaksi keras dari para fans, buntut dari kebencian para pendukung Barcelona terhadap pria kelahiran 4 November 1972 ini adalah ketika pertandingan El Classico dimana saat Figo mengambil tendangan penjuru, ia di berikan "oleh-oleh" oleh fans Barcelona berupa sepotong kepala babi.

2. Roberto Baggio (Fiorentina ke Juventus)
Salah satu gelandang serang terbaik yang pernah di miliki oleh Italia, itu lah predikat yang di dapat oleh pria kelahiran 18 Februari 1967 ini. Bermain gemilang bersama Fiorentina selama lima musim kompetisi (1985-1990) membuat sinar terang Baggio semakin menyilaukan klub-klub lainnya. Kecemerlangan Baggio selama memperkuat Fiorentina ini pun membuat Juventus tertarik untuk meminang sang pemain. Pada awal musim 1990/91, Baggio resmi pindah ke Turin dengan mahar sebesar 10 juta euro. Kepindahan pemain berambut kuncir ini ternyata tidak mendapat restu dari para fans Fiorentina, fans yang kecewa terhadap transfer ini melakukan unjuk rasa di kota Fiorenze. Tercatat 50 orang terluka akibat unjuk rasa yang di lakukan terhadap ketidaksutujuan kepindahan Baggio.

3. Ronaldo (Inter Milan ke Real Madrid)
Massimo Morrati mungkin tidak akan pernah melupakan betapa Ronaldo tidak memberikan balasan atas jasa yang telah ia lakukan untuk sang penyerang. Betapa tidak, memperkuat Inter Milan selama lima musim (1997-2002) Ronaldo justru lebih banyak menghabiskan waktunya di ruang medis di bandingkan di lapangan. Kesetiaan pihak Inter merawat cidera yang di alami oleh sang pemain justru di balas dengan hijrah ke klub lain. Setelah di nyatakan fit dan membatu negaranya, Brazil, menjuarai Piala Dunia 2002, Ronaldo memilih hengkang ke klub bertabur bintang Real Madrid.

4. Andrea Pirlo (AC Milan ke Juventus)
Apa yang ada di pikiran para petinggi AC Milan ketika melepas sang pengendali lini tengahnya ke klub rival, Juventus, tanpa biaya sepeserpun ? Itulah yang menjadi bahan perbincangan para pengamat sepak bola. Dari segi usia Pirlo mungkin sudah melewati masa keemasannya, namun pada kenyataannya pengaruh Pirlo di lini tengah AC Milan masih belum tergantikan. Mendapatkan maestro lini tengah tanpa biaya sesen pun jelas menjadi keuntungan besar bagi Juventus dan itu terlihat di akhir musim kompetisi. AC Milan klub yang melepas Pirlo harus merelakan status juara liganya, dan yang berhak menyandang predikat juara liga itu tidak lain dan tidak bukan adalah klub baru Pirlo, Juventus.

5. Thiago Silva dan Zlatan Ibrahimovic (AC Milan ke PSG)
Efek dari peraturan Financial Fair Play, mungkin itu lah yang bisa menjadi penyebab pindahnya dua bintang di klub elit Serie A dan Eropa, AC Milan, ini ke liga Prancis yang bisa di bilang kualitasnya masih berada di bawah Serie A. Apapun penyebabnya, yang jelas kepindahan ikon lini depan dan belakang AC Milan ini telah membuat gusar para Milanisti, mereka seakan tidak percaya tim sekaliber AC Milan menjual pemain bintangnya ke klub yang statusnya jauh di bawah Milan sendiri. Sebagai bentuk kekecewaan fans terhadap transfer ini, lebih dari setengah tiket musiman yang telah di beli oleh para fans di kembalikan.

6. Robin van Persie (Arsenal ke Man United)
Kepindahan Robin van Persie ke Man United memang tidak serta merta membuat para fans Arsenal menjadi murka, namun yang membuat transfer ini masuk dalam 6 transfer terheboh di karenakan saga transfer yang terjadi. Ketika musim kompetisi 2011/12 berakhir, nama Van Persie menjadi komoditas terpanas di bursa transfer pemain, tercatat empat klub besar Eropa bersaing untuk mendapatkan tanda tangan sang pemain. Ke empat klub tersebut adalah Barcelona, Real Madrid, Man City, dan Juventus. Ke empat klub ini saling klaim telah mendapatkan tanda tangan si pemain, namun pada kenyataannya semua pernyataan tersebut hanyalah rumor belaka. Man United yang masuk kedalam persaingan di saat-saat akhir justru menjadi pemenang dan berhak mendapatkan tanda tangan Van Persie dengan mahar 27 juta euro.

Selasa, 08 Mei 2012

Gelandang Terbaik 20 Tahun Terakhir

Posisi gelandang atau pemain tengah di sebuah klub sangat lah vital, sehingga tidak berlebihan jika banyak klub yang rela mengeluarkan biaya besar untuk mendapatkan para gelandang terbaik. Posisi gelandang di sebuah tim ibarat urat nadi dari permainan tim tersebut. Menang kalahnya sebuah tim sebagian besar di tentukan oleh kreatifitas yang di miliki oleh para gelandang nya.

Sejak sistem permainan ter-pola lahir, telah banyak pemain yang berposisi gelandang menjadi legenda di klub atau pun negara yang mereka bela. Sebut saja Zico di Brasil, Johan Cruff di Belanda, atau Zinedine Zidane di Prancis. Sedangkan para gelandang yang masih aktif bermain hingga saat ini, dunia mengenal akan kehebatan yang di miliki oleh Xavi Hernandez, Andrea Pirlo, dan bocah ajaib dari Swiss, Eden Hazard.

Dari sekian banyak gelandang terbaik yang telah muncul, berikut adalah 10 gelandang terbaik dari yang terbaik versi Stadion Sepak Bola.

10. Claude Makelele
Terkesan janggal memang, jika saya memilih seorang gelandang bertahan sebagai salah satu gelandang terbaik. Namun, tidak demikian halnya dengan pemain "kotor" yang satu ini. Makelele bukanlah gelandang bertahan biasa, dia adalah contoh terbaik dari pemain yang berperan sebagai pemecah serangan lawan. Kesuksesan Prancis di Piala Eropa 200 tidak lepas dari peran sang pemain. Semua pasti ingat betapa Real Madrid kewalahan ketika di tinggal pergi oleh Makelele.

9. Hidetosi Nakata
Pemain Asia tersukses di Liga Italia ini berhasil merebut gelar Scudeto ketika membela AS Roma di musim 2000/2001. Ketika banyak pengamat menilai perekrutan pemain-pemain dari Asia hanya untuk mendapatkan keuntungan Ekonomi saja, Nakata muncul dengan skil yang menawan. Sejak kesuksesan yang di raih oleh Nakata inilah, para pemain dari benua Asia tidak lagi di pandang sebelah mata di dunia sepak bola Eropa bahkan dunia.

8. Pavel Nedved
Tendangan kerasa terarah dan daya jelajah yang tinggi adalah deskripsi singkat mengenai pemain beramput pirang asal Republik Ceska ini. Sukses merajai Italia dan Eropa dengan dua tim berbeda (Lazio dan Juventus) membuat nama Nedved menjadi salah satu legenda di ranah sepak bola Liga Calcio.

7. Andrea Pirlo
Metamorposis posisi dari seorang playmaker menjadi deep-playing playmaker membuat peran Pirlo bagi tim semakin besar. Tidak dapat di pungkiri kesuksesan AC Milan ketika merajai Italia dan Eropa adalah berkat kehadiran Pirlo di lini tengah. Pada tahun 2006, sang pemain sukses membawa negaranya, Italia, menjadi yang terbaik di tingkat dunia.

6. David Beckham
Inilah pemain yang menjadi ikon sepak bola modern. Selain sukses di lapangan hijau, Beckham juga sukses di luar lapangan berkat kerja sama yang di lakukannya terhadap banyak sponsor. Bermain di posisi sayap kanan, sang pemain di kenal dengan akurasi crossing yang tinggi serta teknik tendangan bebas yang terkenal dengan sebutan banana kick.

5. Ricardo Kaka
Di datangkan dari Sao Paulo ketika belum menjadi siapa-siapa, Kaka justru menghentak dunia sepak bola berkat kesuksesan yang ia raih bersama AC Milan. Lima musim berkiprah bersama klub kota mode, Kaka sukses meraih gelar Scudetto dan Liga Champion sebelum hijrah ke La Liga Spanyol untuk bergabung bersama Real Madrid.

4. Ryan Giggs
The Weles Wizzard menjadi raja di sisi kiri permainan Manchester United selama lebih dari 20 tahun tanpa ada yang sanggup menggantikannya. Pemain tersukses di era baru Liga Inggris dan tentunya di Man Utd. Selain bermandi gelar bersama Man Utd, Giggs juga mencetak rekor sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol di liga champion selama 16 musim berturut-turut.

3. Xavi Hernandez
The King of Passing adalah julukan tak resmi yang di berikan oleh para pengamat sepak bola terhadap lulusan akademi La Massia ini. Keberadaan Xavi di lini tengah permainan Barcelona dan Spanyol membuat tugas pemain lain menjadi lebih mudah. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir setidaknya Xavi telah memberikan kesuksesan melimpah bagi klub dan negara.

2. Luis Figo
Terlahir dalam generasi emas sepak bola Portugal, Figo menjadi tulang punggung tim nasional selama lebih dari satu dekade. Menjadi salah satu playmaker terbaik meski tanpa gelar juara di tingkat negara menjadikan kesuksesan yang di raih oleh Figo di level klub terasa kurang sempurna.

1. Zinedine Zidane
Zinedine Yazid Zidane atau yang kerap di sapa Zizou merupakan tipikal gelandang yang komplet. Selain memiliki skil olah bola di atas rata-rata, sang pemain juga di anugrahi insting membaca permainan yang dahsyat. Tercatat, Zidane menjadi salah satu pemain yang sukses di empat klub dan empat kompetisi berbeda ketika aktif bermain. Selain itu, Zizou juga telah mendapatkan semua gelar yang tersedia baik bagi klub maupun ketika membela Prancis di kejuaraan Eropa dan Dunia. Menurut data yang ada, Zidane telah meraih 10 gelar berbeda di tingkat klub dan dua gelar bergengsi tingkat negara.

Rabu, 18 April 2012

10 Pemain Terbaik Sepanjang Masa

Stadion Sepak Bola -  Dunia sepak bola seolah tidak pernah lelah melahirkan pemain terbaik setiap masanya. Dari sekian banyak pemain terbaik tersebut mungkin sulit untuk menentukan siapa yang berhak menyandang status 10 pemain sepak bola terbaik sepanjang masa. Tapi, tidak ada salahnya jika kami mencoba menyusun 10 peringkat terbaik tersebut. Penilaian peringkat bagi yang terbaik ini tidak serta merta di dasari dari skil yang mereka miliki tetapi juga melihat dari segi kontribusi yang di berikannya kepada klub secara khusus dan dunia sepak bola secara umum.

Berdasarkan kriteria tersebutlah makanya kami memasukkan nama Claude Makelele di deretan 10 besar pemain terbaik tersebut. Untuk lebih jelasnya siapa saja pemain yang masuk daftar, berikut adalah 10 pemain terbaik sepanjang masa versi Stadion Sepak Bola.

1. Pele
Meletakkan nama Pele sebagai pemain terbaik di dunia sepanjang masa tentu memiliki alasan khusus. Meski sang pemain telah lama mundur dari dunia sepak bola namun prestasi yang telah dia raih tidak akan pernah di lupakan. Tiga gelar juara dunia bersama Brazil (Brasil) di empat kesempatan tampil adalah bukti betapa hebatnya seorang Pele,  di tambah lagi dengan koleksi lebih dari 1.000 gol yang ia ciptakan selama menjadi pemain sepak bola.

2. Maradona
Diego Armando Maradona itulah nama lengkap sang pemain, memiliki postur tubuh yang oleh sebagian pengamat tidak ideal untuk menjadi pemain bola, Maradona justru mampu mengeksploitasi kekurangannya tersebut menjadi sebuah kelebihan. Meraih gelar Scudetto bersama Napoli seorang diri adalah salah satu bukti kehebatan sang pemain. Pemain bertubuh gempal ini semakin di kenal dunia berkat dua gol nya ke gawang Inggris di Piala Dunia 1986, selain mencatatkan gol yang ia buat menjadi salah satu gol terbaik sepanjang sejarah pargelaran Piala Dunia dia juga menghadirkan kontroversi di laga tersebut yang tidak pernah di lupakan hingga saat ini yakni Gol Tangan Tuhan
3. Zinedine Zidane
Satu gelar Piala Eropa dan satu gelar Piala Dunia sudah di sumbangkan oleh sang pemain bagi negaranya Prancis. Selain itu, sang pemain juga sukses ketika membawa nama klub dengan meraih berbagai macam trofi baik ketika memberla Juventus maupun Real Madrid. Pengukuhan Zizou, begitu ia disapa, adalah ketika dia mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik dunia versi FIFA pada tahun 1998, 2000, dan 2003.
4. Lionel Messi
Munculnya nama La Pulga di urutan ke-empat mungkin menimbulkan tanda tanya bagi pembaca, namun bagi kami penempatan Messi di posisi ini adalah pilihan terbaik. Meski masih berusia muda, Lionel Messi telah meraih semua gelar yang tersedia di level klub bersama Barcelona. Selain itu hingga saat ini, Messi telah di tetapkan sebagai pemain tersubur El Barca sepanjang sejarah. Pengakuan akan kehebatan sang pemain terlihat ketika dia mendapatkan gelar sebagai pemain terbaik dunia selama tiga tahun berturut-turut(2010, 2011, dan 2012).
5. Johan Cruff
Pemain yang menjadi pengendali dari sirkus Total Football di tim nasional Belanda serta di klub yang ia bela Ajax Amsterdam adalah seorang pemain sepak bola paling berbakat di eranya bahkan sepanjang masa. Menjadi pemimpin Ajax ketika klub tersebut merajai Eropa di tahun 70-an dan di akhir dengan penampilan menghibur tim nasional Belandi di Piala Dunia 1974.
6. Ryan Giggs
Manchester United adalah Sir Alex Ferguson, itu adalah fakta yang sulit terbantahkan. Namun, jika menunjuk satu pemain yang memberikan segalanya bagi Setan Merah dia adalah Ryan Joseph Giggs. Dedikasinya untuk klub tidak bisa di saingi oleh pemain manapun, lebih dari 2 dasawarsa telah ia habiskan untuk membela panji Setan Merah dan tentunya di barengi dengan berbagai gelar yang telah ia raih. Role mode bagi para pemain muda bahwa loyalitas lebih bernilai di bandingkan materi.
7. Paolo Maldini
Di saat semua pemain berlomba untuk mendapatkan bayaran yang lebih tinggi, namun Paolo Maldini justru memilih untuk tetap setia mengawal lini pertahanan AC Milan. Memulai debut profesional dan mengakhirnya karir profesionalnya di satu klub adalah bukti betapa loyalnya sang pemain terhadap klub. Penempatan Maldini di deretan 10 pemain terbaik sepanjang masa adalah karena loyalitasnya yang belakangan ini telah leyap dari dunia sepak bola profesional.
83 juta Euro itulah harga sang pemain saat berpindah dari Man. Utd ke Real Madrid dan meletakkan namanya sebagai pemain dengan nilai transfer terbesar sepanjang sejarah. Namun, munculnya nama sang pemain di deretan pemain terbaik bukan karena harga tapi murni karena kualitas yang ia miliki. Kualitas yang kita bicarakan apa lagi kalau bukan tentang naluri sang pemain dalam urusan merobek jala lawan. Tercatat hingga saat ini, dia adalah pemain pertama di La Liga Spanyol yang mampu mencetak lebih dari 40 gol dalam satu musim kompetisi.
9. George Best
Pendribble bola terbaik yang pernah lahir di masanya bahkan yang terbaik yang pernah di miliki oleh Inggris itulah deskripsi singkat mengenai sang pemain. Kombinasu antara kecepatan, keseimbangan, dan kemampuan melesatkan gol dari kedua kaki yang sama baiknya menjadikan Best sebagai penyerang yang paling di takuti oleh parang pemain belakang mana pun pada saat itu.

10. Claude Makelele
"Makelele Rules," penah mendengar istilah tersebut ? Itu adalah bukti betapa sang pemain sangat menguasai posisi yang ia tempati yakni gelandang bertahan. Bermain di posisi "kotor" ini tidak membuat Makelele tidak mendapatkan pemberitaan dari media masa justru berkat kontribusi yang ia berikan dari posisi yang di tempatinya itulah ia menjadi contoh bagi para pemain lainnya yang berposisi sejenis.

Demikianlah daftar 10 pemain sepak bola terbaik sepanjang masa yang bisa kami sampaikan. Mungkin dari 10 pemain di atas ada yang tidak sesuai dengan pendapat Anda namun itulah para pemain yang kami anggap sebagai terbaik dari yang terbaik.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat.