Tampilkan postingan dengan label Liga Champion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Champion. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Desember 2012

16 Tim Liga Champion Yang Lolos Dari Penyisihan Grup

Babak penyisihan grups Liga Champion telah di akhiri dengan menghasilkan 16 tim terbaik yang lolos ke babak selanjutnya. Perta ungan dramatis 32 tim peserta Liga Champion yang di bagi dalam delapan grup telah berakhir. Meski beberapa grup menghasilkan wakil sesuai prediksi, tapi tidak sedikit klub yang awalnya di prediksi akan lolos justru masuk kotak begitu juga sebaliknya, klub yang awalnya di prediksi hanya sebagai pengembira justru mampu berbicara banyak dan meraih tiket ke babak selanjutnya.
Siapa yang berani memprediksi bahwa jawara musim lalu, Chelsea, berhasil mencatatkan rekor buruk sebagai juara bertahan pertama yang tersingkir di penyisihan grup sejak era Liga Champion di resmikan ?. Kejutan lain selain gugurnya sang juara bertahan adalah keberhasilan Malaga, klub dengan segudang masalah di awal musim, berhasil memuncaki grup C di atas salah satu penguasa Liga Champion, AC Milan, serta menyingkirkan kekuatan baru dari Rusia, Zenit St. Petersburg. Kejutan lainnya datang dari grup neraka, grup B. Grup yang beranggotakga an para jawara di empat liga berbeda ini menghasilkan jawara Bundesliga, Borussia Dortmund, sebagai juara grup dan mengirim pulang klub kaya raya asal Inggris, Manchester City.
Grup A :
Juara grup : Paris Saint-Germain (Prancis)
Runner-up : Porto (Portugal)
Europa league : Dynamo Kyiv (Ukaraina)

Grup B :
Juara grup : Schalke 04 (Jerman)
Runner-up : Arsenal (Inggris)
Europa league : Olimpiacos (Yunani)

Grup C :
Juara grup : Malaga (Spanyol)
Runner-up : AC Milan (Italia)
Europa league : Zenit (Rusia)

Grup D :
Juara grup : Borussia Dortmund (Jerman)
Runner-up : Real Madrid (Spanyol)
Europa League : Ajax (Belanda)

Grup E :
Juara grup : Juventus (Italia)
Runner-up : Shakhtar Donetsk (Ukraina)
Europa league : Chelsea (Inggris)

Grup F :
Juara grup : Bayern Munchen (Jerman)
Runner-up : Valencia (Spanyol)
Europa league : BATE Borisov (Belarusia)

Grup G :
Juara grup : Barcelona (Spanyol)
Runner-up : Celtic (Skotlandia)
Europa league : Benfica (Portugal)

Grup H :
Juara grup : Manchester United (Inggris)
Runner-up : Galatasaray (Turki)
Europa league : CFR Cluj (Rumania)

Pengundian babak 16 besar akan di langsungkan di Zurrich pada tanggal 12 Desember 2012

Kamis, 15 November 2012

Calon Peraih Gelar Pemain Terbaik Dunia

Dalam beberapa minggu kedepan, FIFA selaku induk organisasi sepak bola dunia akan mengumunkan nama pemain yang akan meraih predikat sebagai pemain terbaik dunia secara resmi. Sebelum mengumunkan siapa pemenangnya pada tanggal 7 Januari 2013, FIFA telah mengeluarkan daftar nama calon peraih gelar tersebut pada tanggal 29 Oktober 2012 yang lalu yang berjumlah 23 pemain. Dari ke-23 calon tersebut, Real Madrid menjadi klub terbanyak yang mengirimkan wakilnya yakni enam orang.
Agar lebih jelas siapa saja para pemain yang menjadi calon peraih gelar pemain terbaik dunia tahun 2012 ini, berikut adalah daftar ke-23 pemain tersebut di sertai deskripsi singkat yang membuat nama mereka terpilih masuk kedalam list ini.

Sergio Aguero (Manchester City / Argentina)
Sergio "Kun" Aguero  mengkahiri musim 2011/2012 sebagai top scorer di klubnya Manchester City dengan berhasil menjetak 23 gol di kompetisi Liga Inggris yang sekaligus membantu klubnya tersebut meraih gelar juara. 23 gol yang di buat oleh Aguero, unggul sembilan gol dari rekan setimnya di lini depan The Cityzen, Edin Dzeko. Momen spektakuler yang di buat oleh menantu Maradona ini adalah ketika menjadi penentu gelar juara yang diraih oleh Man City saat mencetak gol di menit ke-94 ketika menghadapi QPR di pekan terakhir Liga Inggris. 

Xabi Alonso (Real Madrid / Spanyol)
Xabi Alonso adalah salah satu pilar penting lini tengah di klubnya saat ini Real Madrid maupun timnas Spanyol. Dia memiliki kemampuan sama baiknya ketika bertahan maupun menyerang dengan kemampuan passing yang mengagumkan. Pemain berdarah Basque ini merayakan penampilan ke-100 nya bersama dengan tim nasional Spanyol dengan cara yang spektakuler, mencetak dua gol di perdelapan final Piala Eropa 2012 untuk membantu Spanyol menyingkirkan Prancis.

Mario Balotelli (Manchester City / Italia)
Mario Balotelli mencetak beberapa gol krusial bagi Manchester City, tapi kontribusi terpentingnya di musim lalu adalah sebuah umpan matang kepada Aguero untuk memastikan kemenangan dramatis atas QPR. Sementara itu untuk Itali, Balotelli membuat kagum para fans Azzurri di Piala Eropa 2012 dengan gol voli spektakuler ke gawang Republik Irlandia, setelah itu tentu kesuksesannya membantu Italia menyingkirkan Jerman di babak semi-final.

Karim Benzema (Real Madrid / Prancis)
Karim Benzema termasuk kedalam figur sentral ketika Real Madrid sukses merebut gelar La Liga musim lalu dengan sumbangsih 32 gol dan 12 assist di seluruh kompetisi. Selain itu, dimusim yang masih berlangsung saat ini Benzema juga beberapa kali mencetak gol spektakuler di antaranya kegawang Barcelona, Osassuna, dan yang terbaru adalah ketika menghadapi Ajax. 

Gianluigi Buffon (Juventus / Italia)
Pemain kunci di Jtim Juventus, Gianluigi Buffon adalah pemimpin karismatik bagi Si Nyonya Tua asuhan Antonio Conte ketika melalui musim 2011/2012 tanpa terkalahkan. Kiper Juventus ini juga selalu mengenakan jarsey No 1 di timnas Italia, meski tidak memiliki persiapan yang bagus tapi berkat kepemimpinan Buffon, Gli Azzuri mampu membalikkan semua perkiraan dengan tampil di pertandingan final. Sayang, anti-klimaks terjadi di partai puncak tersebut karena Italia kalah telak 4-0 dari Spanyol

Sergio Busquets (Barcelona / Spanyol)
Sergio Busquets mampu memantapkan statusnya di starting line-up Barca, setelah itu hal yang sama juga ia buktikan di timnas Spanyol. Hingga saat ini, posisi gelandang bertahan di timnas selalu di tempati oleh Busquets bersama Xabi Alonso selama tiga tahun terakhir. Meski memiliki posisi asli sebagai gelandang bertahan, Busquets juga tangguh ketika di letakkan di jantung pertahanan ketika dibutuhkan. 

Iker Casillas (Real Madrid / Spanyol)
Pemimpin sejati dengan respek dan rasa hormat, Iker Casillas selalu menjadi figur yang sulit ditaklukkan oleh lawan. Tanpa dia, Spanyol mungkin tidak akan meraih gelar juara Piala Eropa, dan Real Madrid tidak akan berhasil meraih gelar juara Liga Spanyol. Casillas selalu tampil dengan peforma terbaik selama 10 tahun terakhir, bermain impresiv, konsisten, efisien, dan sangat sedikit melakukan kesalahan seperti penjaga gawang lainnya. Dia hanya menderita satu gol selama penyelenggaraan Piala Eropa 2012 (di pertandingan pembuka melawan Italia), setelah itu, dia menjadi kapten pertama yang mengangkat tiga tropi antar negara secara berturut-turut.

Cristiano Ronaldo (Real Madrid / Portugal)
2012 adalah tahun yang impresiv bagi Cristiano Ronaldo. Bersama Portugal, dia berhasil mencetak dua gol kegawang Belanda dan Republik Ceska untuk membantu Portugal melaju hingga babak semi-final Piala Eropa 2012. Sedangkan bersama Real Madrid, CR7 merebut gelar La Liga --mencetak 46 gol dalam semusim-- dan menjadi pemain kunci dalam perjalanan Real Madrid mencapai babak semi-final Liga Champion.

Didier Drogba (Chelsea / Pantai Gading)
Ketika Didier Drogba mencetak gol ke gawang Stoke City pada 10 Maret 2012, dia menjadi pemain Afrika pertama yang mencapai raihan 100 gol di Premier League, tapi itu belum menunjukkan ketergantungan Chelsea terhadapnya karena dua bulan kemudian di partai final Liga Champion dia melakukan hal yang merubah sejarah Chelsea. Tidak ada yang bisa dilakukan oleh Chelsea untuk membalas gol telat Bayern Muenchen selain melalui sebuah sundulan dari Drogba pada menik ke-88 yang akhirnya membantu Chelse meraih gelar juara Liga Champion pertama mereka setelah sukses menaklukkan wakil Jerman tersebut melalui adu penalti.

Falcao (Atletico Madrid / Kolombia)
Radamel Falcao sekarang menjadi pembicaraan di Atletico Madrid dan Kolombia, gol demi gol selalu lahir dari sang pemain untuk memantapkan posisinya di bawah Messi dan Ronaldo di daftar pencetak gol La Liga. Penyerang berdarah India ini adalah tipikal striker komplit yang memiliki naluri mencetak gol yang tinggi dan skil olah bola di atas rata-rata. Falcao memenangi dua gelar Europa League dua musim terakhir, sebelum membantu Atl Madrid menghancurkan mimpi Athletico Bilbao di musim lalu, sang pemain juga menjadi aktor utama keberhasilan Porto merajai kejuaraan ini dengan sumbangsih 15 gol dari 12 pertandingan. Di awal musim ini, sang pemain kembali menunjukkan kehausannya di dalam kotak penalti ketika mencetak hattrick ke gawang Chelsea di partai bertajuk Piala Super Eropa yang berkesudahan 4-0 untuk keunggulan Atl Madrid.

Zlatan Ibrahimovic (AC Milan / PSG / Swedia)
Pemain berkewarganegaraan Swedia ini selalu menunjukkan kehebatannya, mengakhiri musim 2011/2012 di Serie A sebagai top scorer dengan 28 gol sebelum akhirnya hijrah ke Prancis di awal musim ini.Dia mencetak sembilan gol dari sembilan pertandingan pertamanya bersama PSG. 

Andres Iniesta (Barcelona / Spanyol)
Tetap tampil spektakuler dan impresiv figur gelandang Barcelona yang satu itu, dan selalu bangkti meski beberapa kali mengalami cidera yang membuatnya absen lama dari lapangan hijau. Andres Iniesta meraih gelar Piala Eropa kedua kalinya pada Juni yang lalu dimana dia menjadi pemain terbaik tidak hanya di partai final tapi juga yang terbaik di kejuaraan.

Lionel Messi (Barcelona / Argentina)
Meski Barcelona tidak meraih gelar bergengsi di tahun 2012 --hanya gelar Copa del Rey-- Lionel Messi selalu tampil menawan, mencetak gol indah, dan memecahkan berbagai rekor sepanjang tahun ini. Di tahun 2012 ini dia menjadi pencetak gol terbanyak Barca sepanjang masa di pertandingan resmi ketika mencetak gol ke-233 nya pada 20 Maret, memecahkan rekor pencetak gol terbanyak Liga Champion selama semusim dengan 14 gol, dan akan memecahkan rekor Pele (75 gol) dalam semusim sebelum tahun berganti.

Manuel Neuer (Bayern Munchen / Jerman)
Pada tanggal 25 April yang lalu, Bayern Munchen berhadapan dengan Real Madrid di babak semi-final Liga Champion dan Manuel Neuer tampil menawan menjaga gawangnya untuk mengantarkan Munchen lolos kebabak final. Di partai final sendiri, Neuer sukses menahan tendangan penalti Juan Mata sebelum akhirnya harus menerima kenyataan pahit untuk menjadi nomor dua terbaik di kejuaraan. Bersama Jerman dia harus menerima terjangan dua gol dari Balotelli ketika Jerman takluk 1-2 di babak semi-final

Neymar (Santos / Brazil)
16 Oktober, Neymar mencetak dua gol dari 4 gol tanpa balas kemenangan Brazil atas Jepang di pertandingan uji coba sebelumnya dia di juga telah menjalani pertandingan ke-200 bersama Santos --dengan umur yang belum genap 20 tahun--, selain itu Neymar juga mencetak beberapa gol krusial bagi timnya seperti ketika mencetak hatrick kegawang Internacional di ajang Copa Libertadores. Neymar juga menjadi bagian dari timnas Brazil yang meraih medali perak di Olimpiade London karena tidak mampu menaklukkan Meksiko di pertandingan terakhir.

Mezut Oezil (Real Madrid / Jerman)
Bersama Real Madrid, Mezut Oezil menjalani musim yang mengesankan, selain meraih gelar juara La Liga, Oezil juga menghasilkan 17 assist --16 diantaranya kepada Cristiano ROnaldo-- yang menjadikannya sebagai pemberi assist terbanyak di pentas La Liga. Dia adalah salah satu pemain yang selalu tampil dengan kemampuan terbaik di setiap el clasico.

Gerard Pique (Barcelona / Spanyol)
Sekali lagi, sama seperti tahun 2011, Gerard Pique tidak menjalani awal tahun yang bagus karena masalah cidera, tapi dia tetap tampil disebagian besar pertandingan penting yang dijalani oleh Barcelona dan Spanyol. Sebagai serang pemain bertahan, selain kehebatan dalam bertahan dia juga memiliki sklik passing dan dribling yang impresif. Di Piala Eropa 2012, Pique membangun tembok kokok di lini pertahanan Spanyol bersama partnernya asal Real Madrid, Sergio Ramos.

Andrea Pirlo (Juventus / Italia)
Tidak bisa dipungkiri, meski telah berusia 33 tahun dalam kemampuan melepas umpan-umpan akurat baik umpan pendek maupun umpan panjang, Andrea Pirlo adalah ahlinya. Bahkan kemampuan Pirlo ini sendiri di akui oleh salah satu raja passing dunia, Xavi Hernandez.  Ditahun 2012 ini, Pirlo menjalani momen istemewa setelah dianggap tidak memiliki peran signifikan lagi oleh AC Milan, dia membuktikan kemampuannya di Juventus dengan mengantarkan Juventus merajai kompetisi Serie A tanpa mengalami satu kekalahan pun.

Sergio Ramos (Real Madrid / Spanyol)
Meski memiliki posisi asli sebagai bek kanan, Sergio Ramos tidak canggung ketika pelatihkanya di Real Madri, Jose Mourinho, menjadikannya sebagai bek tengah. Keputusan Maurinho menjadikan Ramos sebagai bek tengah juga di lakukan oleh pelatih Spanyol, Vicente del Bosque. Kemampuan impresif Ramos di duel udara pun menjadi salah satu senjata alternatif bagi kedua tim yang ia bela. Seperti di Piala Eropa yang lalu ketika dia mencetak gol ke gawang Prancis dan melakukan aksi impresif di babak semi-final saaat bertemu Portugal dengan melakukan tendangan "Panenka" saat adu tendangan penalti.



Senin, 05 November 2012

Liga Champion : Real Madrid Vs Dortmund

Pertarungan sengit matchday IV liga champion kembali membara. Persaingan disetiap grupnya semakin memanas, tidak terkecuali di grup D yang menjadi grup neraka pada episode 2012/13 ini. Pertarungan sengit antara Real Madrid menghadapi Dortmund di Santiago Bernabeu tentu akan menghasilkan pertandingan yang ketat mengingat kekalahan yang di derita oleh Madrid ketika berkunjung ke markas Dortmund pada matchday III.
Sebelum menyaksikan ketatnya pertandingan yang akan berlangsung rabu dini hari watku Indonesia ini, ada baiknya kita melihat beberapa fakta menarik dibalik pertemuan dua penguasa di liga Spanyol dan Jerman ini.

Pertemuan terakhir
  • Madrid menyingkirkan Dortmund di semi-final liga champion 1997/98 dengan aggregat 2-0 dimana gol Madrid kala itu dicetak oleh Fernando Morientes dan Cristian Karembeu. Direktur olahraga Dortmund saat ini, Michael Zorc dan direktur pengembangan pemain muda, Lars Ricken, turut serta dalam pertandingan tersebut.
  • Madrid kembali bertemu Dortmund di penyisihan grup ke-dua musim 2002/03. Madrid meraih kemenangan 2-1 saat bertindak sebagai tuan rumah, dua gol Madrid disumbangkan oleh Raul Gonzalez dan Ronaldo sedangkan 1 gol balasan Dortmund dicetak oleh Jan Koller. Enam hari kemudian, Koller kembali mencetak gol untuk membawa Dortmund unggul sebelum skor akhir berubah menjadi 1-1 setelah Javier Portillo mencetak gol di perpanjangan waktu.
  • Line up pertandingan terakhir [19 Februari 2003] :
    • Madrid : Casillar, Salgado, Helguera, Pavon, Roberto Carlos, Flavio Conceicao, Makelele, Figo, Raul, Zidane (Solari 81'), Ronaldo (Guti 74').
    • Dortmund : Lehmann, Evanilson (Ricken 83'), Metzelder, Worns, Dede, Reuter (Kehl 76'), Frings, Ros, Ewerton, Koller, Amoroso (Reina 67').
  • Sebastian Kehl dan Roman Weidenfeller masih berada dilapangan Dormund pada pertandingan esok, sedangkan di Madrid hanya menyisakan Iker Casillas dari pertemuan terakhir di Bernabeu.
Latar belakang pertandinga
  • Termasuk kemenangan 3-2 atas Manchester City di matchday I, Real Madrid meraih tujuh kemenangan beruntun di Liga Champion dengan mencetak total 27 gol.
  • Rekor Madrid ketika menjamu wakil dari Jerman adalah 18 kali menang, tiga kali imbang, dan dua kali kalah. Rekor ini termasuk ketika mengalahkan FC Koln 5-1 di leg pertama final piala UEFA 1985/86. Musim lalu, Madrid mengalahkan Bayen Munchen 2-1 di laga kandang, tapi tersingkir dari semi-final karena kalah dalam adu penalti. Bayern Munchen adalah satu-satunya tim Bundesliga yang mampu meraih kemenangan di Bernabeu.
  • Dortmund memiliki rekor yang mengkhawatirkan ketika berkunjung ke bumi Matador dengan catatan satu kali menang, dua kali imbang, dan lima kali mengalami kekalahan. Hasil ini termasuk ketika kalah 2-0 dari Barcelona di pertandingan Piala Super Eropa 2997. Satu kemenangan diraih saat menaklukkan Atletico Madrid di babak penyisihan grup liga champion 1996/97.
  • Kunjungan terakhir Dortmund ke Spanyol pada musim 2010/11 saat menghadapi Sevilla di babak penyisihan grup Europa League. Membutuhkan kemenangan untuk lolos kebabak selanjutnya, Dortmund hanya mampu meraih hasil imbang 2-2.

Selasa, 23 Oktober 2012

Sisi Lain Matchday III Liga Champion

Group E (Nordsjælland vs Juventus ; Shakhtar Donetsk v Chelsea)
* Ini adalah pertandingan pertama kalinya Nordsjaelalland berhadapan dengan tim dari Italia di pentas Eropa. Sedangkan Juventus pertama kai bertemu dengan wakli dari Denmark 30 tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 15 September 1982
* Ini adalah perjalanan pertama Chelsea ke Ukraina, tapi ini adalah kali ke-empatnya dari lima musim Shakhtar bertemu dengan wakil dari Inggris. Pertandingan Shaktar melawan wakil Inggris yang paling di ingat adalah ketika mengalahkan Arsenal 2-1 di musim 2010/11.
logo liga champion
Group F (BATE vs Valencia ; Lille vs Bayern München)
* BATE selalu kalah dalam enam pertandingan ketika berhadapan dengan wakil dari Spanyol, di kandang sendiri mereka menderita delapan gol tanpa mencetak satu gol pun. Fakta lainnya adalah, BATE hanya mampu mencetak satu gol dari enam pertandingan tersebut ketika pertandingan pertama melawan Villareal di kandang lawan. Dari enam pertemuan tersebut, BATE menderita 18 gol dan hanya mencetak satu gol.
* Pemain LILLE, Salomon Kalau menjadi starter ketik Chelsea berhadapan dengan Bayern di pertandingan final Liga Champion musim lalu.

Group G (Spartak Moskva vs Benfica ; Barcelona v Glasgow Celtic)
* Pelatih Spartak, Unai Emery, melakukan debut pelatihannya di kancah regional ketika menghadai waki Portugal, Maritimo, di kejuaraan UEFA cup musim 2008/09
* Bersama Arsenal, duo pemain Barca Fabregas dan Song menaklukkan Celtic dengan agregat 5-1 ketika menghadapi Celtic di play off liga Champion musim 2009/10.
Group H (Galatasaray vs CFR Cluj ; Manchester United vs Braga)
* Sebagai kapten Turki, pelatih Galatasaray saat ini, Fatih Terim, berhadapan dengan pelatih Cluj saat ini, Ion Andone, di atas lapangan. Pertandingan yang berlangsung di Ali Sami Yen pada tanggal 29 Januari 1983 itu berakhir imbang 1-1.
* Pelatih Braga, Jose Peseiro, menyingkirkan dua klub Inggris --Middlesbrough dan Newcastle United -- selama perjalanan menuju final UEFA cup 2004/05 ketika melatih Sporting Lisbon.

Group A (Porto v Dynamo Kyiv ; Dinamo Zagreb vs PSG)
* Porto dan Dynamo menjadi rekan se-grup di babak penyisihan Liga Champion 2008/09 dimana masing-masing tim meraih kemenangan ketika berkunjung ke markas lawan.
* Dinamo Zegreb kalah empat kali dari lima pertandingan menghadapi wakil Prancis ketika bertindak sebagai tuan rumah. Satu-satu nya kemenangan yang mereka raih adalah ketika menaklukkan AJ Auxerre dengan skor 3-1.

Group B (Arsenal vs Schalke 04 ; Montpellier vs Olympiacos)
* Scahlke tidak pernah meraih kemenangan ketika berkunjung ke ranah Britania, rekor Schalke ketika berkunjung ke Inggris adalah satu kali imbang dan empat kali mengalamai kekalahan.
* Olimpiacos kalah delapan kali dari 12 perjumpaan dengan klub dari Negeri Mode dan hanya meraih tiga kemenangan.

Group C (Zenit St Petersburg vs Anderlecht ; Málaga vs AC Milan)
* Pelatih Zenit, Luciano Spalleti, selalu memenangi delapan pertandingan menghadapi wakil dari Belgia selama karier kepelatihannya.
* Ini adalah musim kedua Malaga berlaga di kencah kontiental dan tidak pernah mengalami satu kekalahan pun di kandang.

Group D (Ajax vs Manchester City ; Borussia Dortmund v Real Madrid)
* Pelatih Ajax, Frank de Boer, melakukan debut internasional nya bersama Belanda di bulan September 1990 ketika kalah menghadapi Italia di Palermo. Di pertandingan tersebut, Roberto Mancini, Pelatih Man City, adalah bagian dari tim nasional Azzurri. Selain mereka berdua, asisten pelatih Ajax, Dennis Bergkamp, juga tampil di pertandingan tersebut setelah masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-55.
* Real Madrid telah melakukan 23 kali penampilan di tanah Jerman dengan hasil 16 kali mengalami kekalahan dan hanya meraih satu kemengan. Kemenangan tunggal tersebut di raih ketika menaklukkan Bayern Leverkusen 3-2 pada musim 2000/01.

Senin, 22 Oktober 2012

Syarat Lolos Penyisihan Grup LC

Babak 32-besar dengan bentuk fase grup mulai di perkenalkan di Liga Champion sejak muusim 1999-00, format ini kemudian di pertajam pada musim 2003-04 dimana hanya pada babak 32-besar saja yang menggunakan sistem grup. Sedangkan fase selanjutnya hingga semi-final menggunakan sistem knock out. Sesuai dengan namanya, fase grup atau babak 32-besar bukanlah babak hitup dan mati di kompetisi ini. Tim-tim yang tergabung dalam delapan grup punya kesempatan yang sama memainkan enam pertandingan untuk memperebutkan jatah dua tiket ke babak 16 besar.
Banyak tim-tim besar yang menyepelekan kadar persaingan di fase grup. Apalagi secara tradisi memang jarang ada tim-tim besar yang tersisih di babak ini. Tapi, gase grup tetap tak bisa disepelekan begitu saja karena pada babak inilah ketahanan dengan endurance sebuah tim benar-benar di uji. Jika tidak hati-hati, tim bisa terpeleset tidak terkecuali bagi tim-tim favorit.
Salah satu contoh betapa berbahayanya fase grup bisa di lihat pada musim 2005-06, dimana pada saat ini dunia sepak bola di kejutkan oleh kegagalan Manchester United di babak penyisihan grup. Bukan sekadar tidak lolos, Setan Merah dari Inggris yang digadang-gadangkan oleh banyak rumah taruhan sebagai salah satu unggulan justru terpuruk di dasar kelasmen. "Pengalaman telah mengajarkan kami bahwa tidak ada yang mudah di Liga Champion. Fase grup atau 32-besar sama berbahayanya dengan fase-fase lainnya," kata Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson.
 Nasihat Fergi --sapaan Ferguson-- wajib di dengarkan oleh pelatih tim-tim besar lainnya. Maklum, Liga Champion termasuk babak 32-besarnya punya fenomena unik yang sulit untuk di terima akal sehat. Di ajang ini tim-tim kecil permainannya sering berubah menjadi lebih menakutkan dari biasanya. Kenapa bisa begitu ? Penyabab utamanya tentu adalah prize money yang begitu menggoda. Setiap poin yang di hasilkan di babak ini menghasilkan uang ratusan ribu euro. Sangat wajar kalau banyak tim-tim kecil yang menampilkan wajah yang berbeda dari biasanya untuk meraih hadiah tersebut.
Layaknya sebuah kompetisi penuh yang memainkan partai kandang dan tandang (home away), ada angka aman yang harus di raih oleh sebuah tim agar bisa tetap eksis di panggung kejuaraan kompetisi terakbar di jagat raya ini. Berdasarkan data dan statistik sejak 2003-04, poin terendah yang bisa mengantarkan sebuah tim untuk lolos dari fase grup adalah tujuh poin. Hal itu terjadi pada fase grup 2005-06 dimana Glasgow Rangers (Grup H) dan Werder Bremen (Grup C) melaju ke babak selanjutnya dengan bermodalkan tujuh poin.
Meski koleksi tujuh poin sudah pernah meloloskan sebuah tim dari babak penyisihan grup, angka tersebut bukanlah angka aman untuk tetap eksis di panggung Liga Champion. Pasalnya pada beberapa kasus koleksi delapan bahkan sembilan poin pun masih sering mengalami kegagalan untuk lolos ke babak selanjutnya. Koleksi poin agar tetap bisa berkiprah di panggung LC adalah 11. Terhitung sejak 2003-04, tim yang mampu mengoleksi 11 poin di pastikan melaju ke babak selanjutnya. 10 poin sebenarnya sudah termasuk syarat minimal untuk lolos, setidaknya sejakn 2003-04 hanya Werder Bremen (2006-07) dan Dinamo Kyiv (2004-05) yang gagal lolos setelah meraih 10 poin.
Selain berdasarkan poin, jumlah kekalahan juga ikut berperan dalam kelangsungan hidup sebuah tim di LC. Berdasarkan data sejak 2004-05 tim yang mengalami dua kekalahan memiliki peluang tipis untuk lolos ke babak 16 besar. Beberapa pengecualian memang masih muncul tapi jumlahnya masih sedikit. Setidaknya tidak sampai tujuh tim yang mengalami kejadian tersebut, salah satunya adalah Glasgow Celtic pada musim 2007-08.
Kewajiban meraih 11 poin dan tidak boleh kalah lebih dari dua kali, jelas bukanlah tugas ringan di kompetisi seketat Liga Champion. Oleh karena itu, fase grup atau babak 32-besar tidak boleh lagi di pandang remah meski untuk tim besar sekalipun.

Kamis, 04 Oktober 2012

Hasil Liga Champion Matchday 2

Meski pun sedikit terlambat mempublikasikan informasi hasil liga champion matchday 2 yang di langsung pertengahan pekan ini, yang penting informasi ini tersampaikan juga. Bagi rekan-rekan yang telah mengetahui hasil pertandingan liga champion 2012-2013 mungkin berita ini tidak terlihat penting, tapi lain hal nya bagi teman-teman yang lainnya yang selalu menginginkan informasi mengenai liga champion setiap harinya. Selamat menikmati dan semoga bermanfaat.

Group A
Dynamo Kyiv2-0Dinamo Zagreb
Referee: Martin Atkinson (ENG)
Stadium: NSK Olimpiyskyi, Kyiv (UKR)
Porto1-0PSG
Referee: Howard Webb (ENG)
Stadium: Estádio do Dragão, Porto (POR) 

Group B
Schalke2-2Montpellier
Referee: Sergei Karasev (RUS)
Stadium: Stadion Gelsenkirchen, Gelsenkirchen (GER) 
Arsenal3-1Olympiacos
Referee: Svein Oddvar Moen (NOR)
Stadium: Arsenal Stadium, London (ENG) 

Group C
Anderlecht0-3Málaga
Referee: Viktor Kassai (HUN)
Stadium: Constant Vanden Stock Stadium, Brussels (BEL)
Zenit2-3Milan
Referee: Felix Brych (GER)
Stadium: Stadion Petrovski, St Petersburg (RUS) 

Group D
Man. City1-1Dortmund
Referee: Pavel Kralovec (CZE)
Stadium: City of Manchester Stadium, Manchester (ENG) 
Ajax1-4Real Madrid
Referee: Jonas Eriksson (SWE)
Stadium: Amsterdam ArenA, Amsterdam (NED) 

Group E
Juventus1-1Shakhtar Donetsk
Referee: Bas Nijhuis (NED)
Stadium: Juventus Stadium, Turin (ITA)
Nordsjælland0-4Chelsea
Referee: Marijo Strahonja (CRO)
Stadium: Parken, Copenhagen (DEN) 


Group F
Valencia2-0LOSC
Referee: Gianluca Rocchi (ITA)
Stadium: Estadi de Mestalla, Valencia (ESP)
BATE3-1Bayern
Referee: Aleksandar Stavrev (MKD)
Stadium: Dinamo Stadion, Minsk (BLR) 


Group G
Benfica0-2Barcelona
Referee: Cüneyt Çakır (TUR)
Stadium: Estádio do Sport Lisboa e Benfica, Lisbon (POR) 

Spartak Moskva2-3Celtic
Referee: Tony Chapron (FRA)
Stadium: Stadion Luzhniki, Moscow (RUS) 


Group H
CFR Cluj1-2Man. United
Referee: Alberto Undiano Mallenco (ESP)
Stadium: Stadionul Dr. Constantin Rădulescu, Cluj-Napoca (ROU)
Galatasaray0-2Braga
Referee: Tom Harald Hagen (NOR)
Stadium: Ali Sami Yen Spor Kompleksi, Istanbul (TUR) 

Senin, 17 September 2012

Preview Liga Champion Matchday 1

Kejuaraan sepak bola antar klub yang paling di nantikan di seluruh dunia telah kembali untuk memulai musim pertempuran yang baru, dan Stadion Sepak Bola mengemukakan beberapa fakta dari pertandingan yang akan berlangsung pada Rabu (19/09) dan Kamis (20/09) esok. Fakta yang di kemukakan di bahas secara ringan dan tentunya tetap berbobot.
Transfer musim panas telah berlalu, begitu banyak perpindahan pemain antara satu tim ke tim yang lainnya, begitu juga dengan pergantian pelatih di klub-klub Eropa. Tapi, satu hal yang pasti adalah salah satu tujuan melakukan hal tersebut adalah untuk menjadi yang terbaik di kompetisi level tertinggi di benua Eropa, Champions League atau lebih familiar kita sebut dengan Liga Champion.

Grup A (Dinamo Zegreb vs Porto // PSG vs Dynamo Kyiv) :
- Dinamo dan Porto telah bertemu empat kali sebelum ini dengan meraih kemenangan ketika masing-masing tim menjadi tuan rumah, pertemuan terakhir kedua klub ini adalah pada musim 1998/99 di kompetisi yang sama.
- Dynamo Kyiv bertemu terakhir kali dengan PSG di Piala UEFA (sekarang Europa Cup) pada musim 2008/09. Kedua klub pertama kali bertemu pada musim kompetisi 1994/95 dimana kiper Dynamo Kyiv, Olexandr Shovkovskiy, pada waktu itu masih berusia 19 tahun dan sekarang telah berusia 37 tahun untuk tetap ambil bagian pada pertandingan esok lusa.

Grup B (Montpellier vs Arsenal // Olimpiacos vs Schalke) : 
- Oliver Giroud "pulang kampung" ke Montpellier setelah pindah ke Arsenal di awal musim ini, selain itu Arsenal juga memiliki tujuh pemain yang pernah bermain di Liga Prancis yang di daftarkan untuk tampil di Liga Champion musim ini.
- Bek tengah Schalke, Kyriakos Papadopoulos, bermain untuk Olimpiacos dari tahun 2007 sampai 2010. Olimpiacos juga telah melakukan enam kali pertandingan kandang menghadapi wakil dari Jerman dengan hasil yang menakjubkan, mencetak 29 gol !

Grup C (Malaga vs Zenit // AC Milan vs Anderlecht) :
- Klub debutan liga champion musim ini, Malaga, hanya kebobolan tiga gol di kandang sendiri dari sembilan pertandingan kandang tingkat Eropa. Sedangkan Zenit selalu mengalami kekalahan ketika berkunjung ke ranah Spanyol.
- Anderlecht tidak pernah sekali pun meraih kemenangan dari 14 kali pertemuan menghadapi wakil dari Italia. AC Milan meraih gelar juara Liga Champion salah satunya dengan mengalahkan Anderlecht di partai puncak.

Grup D (Dortmund vs Ajax // Real Madrid vs Man City)
- Dortmund gagal meraih kemenangan di kandang sendiri ketika menghadapi wakil dari Belanda dalam empat jamuan terakhir. Pelatih Ajax saat ini, Frank De Boer, adalah salah satu line-up Ajax ketika menghadapi Dortmund di perempat final Liga Champion 1995/96.
- Sebagai pemain Man United, Critiano Ronaldo telah bertemu dengan Man City sebanyak 11 kali dengan hasil tujuh kemenangan dan tiga kali imbang.

Grup E (Shakhtar Donetsk vs Nordsjaelland // Chelsea FC vs Juventus) :
- Shakhtar dan klub debutan asal Denmark, Nordsjaelland, belum pernah bertemu di pertandingan resmi, tapi kedua klub pernah pertemu di pertandingan persahabatan di Spanyol pada Februari 2011 dengan Shakhtar keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1.
- Juventus hanya mampu meraih dua kemenangan dari 18 kali penampilan mereka di Inggris, Chelsea menyingkirkan wakil Italia, Napoli, di 16 besar musim lalu yang akhirnya menjadi juara.

Grup F (Lille vs BATE // Munchen vs Valencia) :
- Kedua klub masuk ke babak penyisihan grup melalui babak penyisihan, Lille mengalahkan wakil Denmark, Kobenhavn, sedangkan BATE menyingkirkan FK Vardar.
- Munchen dan Valencia melakoni reuni partai final di tahun 2001 yang lalu, dimana Munchen keluar sebagai pemenang setelah melalui adu penalti.

Grup G (Barcelona vs Spartak Moskva // Celtic vs Benfica) :
- Pelatih Barcelona, Tito Villanova, melakukan debut nya sebagai pelatih di Liga Champion, sedangkan pelatih Spartak, Unai Emery, akan menghadapi Barcelona untuk ke-13 kalinya selama karir kepelatihannya.
- Dalam dua kesempatan terakhir, Celtik mampu menyingkirkan Benfica di penyisihan grup untuk lolos ke babak 16 besar.

Grup H (Man United vs Galatasaray // Braga vs CFR Cluj)
- Galatasaray tidak pernah meraih kemenangan setiap berkunjung ke kandang klub-klub asal Inggris. Kunjungan pertama Galatasaray ke Old Traford berakhir dengan skor imbang 3-3 di babak penyisihan grup 1993/94, yang juga ikut membantu Man United lolos ke babak selanjutnya.
- Braga dan CFR Cluj tidak pernah bertemu sebelumnya termasuk pertemuan dengan tim asal negara masing-masing.

Sumber : UEFA.Com

Jumat, 14 September 2012

Jadwal Lengkap Liga Champion 2012

Sudah siapkah kalian untuk menyaksikan pertandingan Liga Champion 2012-2013 kali ini ? Jika belum siap di karenakan belum mengetahui jadwal pertandingan selama satu musim ini, maka kehadiran kalian di Stadion Sepak Bola adalah sebuah jawaban yang tepat untuk hal tersebut. Bertepatan dengan pertengahan bulan September ini lebih tepatnya 14 September 2012, fans yang hadir di Stadion akan kami sajikan informasi penting tentang Jadwal Lengkap Liga Champion 2012/2013 dan tidak bisa di temukan di tempat lainnya (kecuali di situs UEFA selaku pelaksana tentunya).

Kejuaraan yang pada kompetisi terakhirnya di menangkan oleh Chelsea ini tentu menjadi tontonan wajib di tengah pekan bagi para pecinta bola di seluruh belahan dunia dan jangan sampai kalian melewatkan pertandingan tim favorit kalian berlaga hanya karena tidak mengetahui jadwal pertandingan liga champion 2012. Jadi, agar tidak terlewatkan lagi laga-laga penting klub kesayangan kalian berikut adalah jadwal lengkap liga champion 2012-2013 sepanjang babak penyisihan grup.

Grup A : 
18 September 2012 : PSG vs Dinamo Kyiv // Dinamo Zegreb vs Porto
03 Oktober 2012 : Porto vs PSG // Dinamo Kyiv vs Dinamo Zegreb
24 Oktober 2012 : Dinamo Zegreb vs PSG // Porto vs Dinamo Kyiv
06 November 2012 : PSG vs Dinamo Zegreb // Dinamo Kyiv vs Porto
21 November 2012 : Dinamo Kyiv vs PSG // Porto vs Dinamo Zegreb
04 Desember 2012 : PSG vs Porto // Dinamo Zegreb vs Dinamo Kyiv

Grup B :
18 September 2012 : Olimpiacos vs Schalke // Montpellier vs Arsenal
03 Oktober 2012 : Arsenal vs Olimpiacos // Schalke vs Montpellier
24 Oktober 2012 : Montpellier vs Olimpiacos // Arsenal vs Schalke
06 November 2012 : Olimpiaco vs Montpellier // Schalke vs Arsenal
21 November 2012 : Schalke vs Olimpiacos // Arsenal vs Montpellier
04 Desember 2012 : Olimpiacos vs Arsenal // Montpellier vs Schalke

Grup C :
18 September 2012 : AC Milan vs Anderlecht // Malaga vs Zenit
03 Oktober 2012 : Anderlecht vs Malaga // Zenit vs AC Milan
24 Oktober 2012 : Malaga vs AC Milan // Zenit vs Anderlecht
06 November 2012 : AC Milan vs Malaga // Anderlecht vs Zenit
21 November 2012 : Anderlecht vs AC Milan // Zenit vs Malaga
04 Desember 2012 : Malaga vs Anderlecht // AC Milan vs Zenit

Grup D : 
18 September 2012 : Real Madrid vs Man City // Dortmund vs Ajax
03 Oktober 2012 : Ajax vs Real Madrid // Man City vs Dortmund
24 Oktober 2012 : Dortmund vs Real Madrid // Ajax vs Man City
06 November 2012 : Real Madrid vs Dortmund // Man City vs Ajax
21 November 2012 : Man City vs Real Madrid // Ajax vs Dortmund
04 Desember 2012 : Real Madrid vs Ajax // Dortmund vs Man City

Grup E :
19 September 2012 : Chelsea vs Juventus // Shakhtar Donetsk vs Nordsjaelland
02 Oktober 2012 : Nordsjaelland vs Chelsea // Juventus vs Shakhtar Donetsk
23 Oktober 2012 : Shakhtar Donetsk vs Chelsea // Nordsjealland vs Juventus
07 November 2012 : Chelsea vs Shakhtar Donetsk // Juventus vs Nordsjaelland
20 November 2012 : Juventus vs Chelsea // Nordsjaelland vs Shakhtar Donetsk
05 Desember 2012 : Chelsea vs Nordsjaelland // Shakhtar Donetsk vs Juventus

Grup F :
19 September 2012 : Bayern vs Valencia // Lille vs BATE
02 Oktober 2012 : BATE vs Bayern // Valencia vs Lille
23 Oktober 2012 : Lille vs Bayern // BATE vs Valencia
07 November 2012 : Bayern vs Lille // Valencia vs BATE
20 November 2012 : Valencia vs Bayern // BATE vs Lille
05 Desember 2012 : Bayern vs BATE // Lille vs Valencia

Grup G :
19 September 2012 : Celtic vs Benfica // Barcelona vs Spartak Moskva
02 Oktober 2012 : Benfica vs Barcelona // Spartak Moskva vs Celtic
23 Oktober 2012 : Barcelona vs Celtic // Spartak Moskva vs Benfica
07 November 2012 : Celtic vs Barcelona // Benfica vs Spartak Moskva
20 November 2012 : Benfica vs Celtic // Spartak Moskva vs Barcelona
05 Desember 2012 : Barcelona vs Benfica // Celtic vs Spartak Moskva

Grup H :
19 September 2012 : Braga vs CFR Cluj // Man Utd vs Galatasaray  
02 Oktober 2012 : Galatasaray vs Braga // CFR Cluj vs Man Utd
23 Oktober 2012 : Man Utd vs Braga // Galatasaray vs CFR Cluj
07 November 2012 : Braga vs Man Utd // CFR Cluj vs Galatasaray
20 November 2012 : CFR Cluj vs Braga // Galatasaray vs Man Utd
05 Desember 2012 : Braga vs Galatasaray // Man Utd vs CRF Cluj

Minggu, 20 Mei 2012

Selamat Untuk Chlesea

Stadion Sepak Bola - Hasil Final Liga Champion
Ucapan selamat pantas di sampaikan kepada tim asal London, Chlesea, berkat kesuksesan mereka menjadi klub ke-22 yang pernah merasakan manisnya gelar juara Liga Champion. Perjalanan panjang di musim ini, dengan pergantian pelatih di pertengahan jalan berakhir manis  di stadion FussBall Arena kebanggan Bayern Munchen. Penantian sang pemilik klub untuk menyaksikan klub yang ia miliki menjadi yang terbaik di tingkat regional terwujud setelah mengganti tujuh pelatih.

Chelsea hanya beruntung bisa menjadi juara, itulah pernyataan yang keluar dari mulut salah satu petinggi Bayern Munchen, Franz Beckhenbauer. Tapi, itulah kenyataannya tanpa keberuntungan sebuah tim tidak akan bisa meraih kesuksesan. Memiliki tim dengan para pemain terbaik tidak menjamin akan sukses jika di jauhi oleh yang namanya keberuntungan dan itu pernah terjadi di tubuh raksasa Spanyol, Real Madrid.

Statsistik partai Final Liga Champion 2012 :
Pertandingan : Bayern Munchen vs Chelsea
Waktu pertandingan : 20 Mai 2012
Wasit : Pedro Proenca (Portugal)
Pencetak Gol :
* Mucnhen : Thomas Muller
* Chelsea : Didier Drogba
MoM : Didier Drogba (Chelsea)


Munchen
Chlesea
Gol
1
1
Shoot on Target
7
3
Shoot off Target
17
3
Corner
20
1
Offside
1
2
Foul
14
26
KK
1
4
KM
0
0
Possession (%)
55
45

Komentar pelatih setelah pertandingan :
Kami harus menerima kenyataan bahwa membuat banyak peluang tanpa mendapatkan apapun. Ketika mencetak gol pada menit ke 83, kami harus tetap menjaga keunggulan tersebut.
Pelatih Munchen, Jupp Heynckes

Sepak bola dan kehidupan adalah sesuatu yang gila dan tidak bisa di prediksi. Saya tidak berpikiran seseorang akan memprediksi hasil seperti ini. Kami menjalani musim yang sulit.
Pelatih Chlesea, Roberto Di Matteo

Senin, 07 Mei 2012

Daftar Juara Liga Champion

Liga Champion atau yang dulunya di kenal dengan nama Piala Champion hingga musim kompetisi 1992, telah melahirkan berbagai tim untuk masuk ke dalam daftar peraih gelar juara. Meski beberapa klub bisa menguasai trofi "Si Kuping Emas" ini seperti Real Madrid dan Liverpool, namun daftar juara liga champion tidak jarang di beberapa kesempatan muncul jawara baru yang tidak di perhitungkan sama sekali sejak di mulainya kompetisi. 

Contoh terakhir dari kejadian ini adalah ketika tim asal Portugal FC Porto di bawah asuhan pelatih Jose Mourinho berhasil membawa pulang trofi ini ke negara mereka pada musim kompetisi 2003/04 dengan mengalahkan AS Monaco di partai final. Pada musim ini pun (2011/12), satu lagi klub yang bisa menambah panjang daftar juara liga champion seandainya Chelsea berhasil menjadi pemenang di pertandingan final menghadapi Bayern Munchen. Pertandingan final ini sendiri akan di langsungkan di markas Munchen, Allianz Arena (FussBall Arena) pada tanggal 19 Mei mendatang.

Berikut ini adalah daftar juara Liga Champion dari masa ke masa sejak kejuaraan ini pertama kali di langsungkan hingga sekarang.

Musim
Juara
1955/56
Real Madrid
1956/57
Real Madrid
1957/58
Real Madrid
1958/59
Real Madrid
1959/60
Real Madrid
1960/61
Benfica
1961/62
Benfica
1962/63
AC Milan
1963/64
Inter Milan
1964/65
Inter Milan
1965/66
Real Madrid
1966/67
Celtic
1967/68
Man Utd
1968/69
AC Milan
1960/70
Feyenoord
1970/71
Ajax
1971/72
Ajax
1972/73
Ajax
1973/74
Bayern
1974/75
Bayern
1975/76
Bayern
1976/77
Liverpool
1977/78
Liverpool
1978/79
Nottm Forest
1979/80
Nottm Forest
1980/81
Liverpool
1981/82
Aston Villa
1982/83
Hamburg
1983/84
Liverpool
1984/85
Juventus
1985/86
Steaua
1986/87
FC Porto
1987/88
PSV
1988/89
AC Milan
1989/90
AC Milan
1990/91
Crvena Zvezda
1991/92
Barcelona
1992/93
Marseille
1993/94
AC Milan
1994/95
Ajax
1995/96
Juventus
1996/97
Dortmund
1997/98
Real Madrid
1998/99
Man Utd
1999/00
Real Madrid
2000/01
Bayern
2001/02
Real Madrid
2002/03
AC Milan
2003/04
FC Porto
2004/05
Liverpool
2005/06
Barcelona
2006/07
AC Milan
2007/08
Man Utd
2008/09
Barcelona
2009/10
Inter Milan
2010/11
Barcelona
2011/12
Chelsea

Demikianlah informasi yang dapat saya sampaikan mengenai daftar juara liga champion sepanjang masa. Semoga informasi ini bermanfaat bagi rekan-rekan fans sejati sepak bola. Akhir kata, saya ucapkan terima kasih atas kunjungannya ke Stadion Sepak Bola.